Jumat, 01 Juli 2016

Bahan Ajar Tema 1 Benda Benda DiLingkungan Sekitar



Bahan Ajar Tema 1 Benda Benda DiLingkungan Sekitar Kelas 5 Semester 1

   A.   Gerak Dasar Bola Basket




“Kegiatan apa yang dapat kita lakukan dengan bola besar ini?” tanya Beni.
“Banyak sekali yang dapat kita lakukan dengan bola besar, seperti melempar, menangkap, dan menggiring bola,” jawab Edokukan
Ayo Lakukan !
A.   Teknik melempar bola
Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara, yaitu melempar bola dari atas kepala, melempar bola dari depan dada yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai.

B.   Teknik Menggiring Bola
Menggiring bola adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan.
C.   Teknik menangkap bola
Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangandengan jari-jari tangan terentang dan pergelangantangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapaktangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola.
Selesai mencoba,  SALAM beristirahat. Masing-masing membuka bekal.
Beni sangat kaget ketika membuka tempat bekalnya. Es yang ditempatkan di plastiktelah berubah jadi air. 






   






B.   Perubahan Wujud Benda
Perubahan wujud benda ada 6 yaitu ; membeku, mencair, menyublim, menguap, mengembun, dan mengkristal. Kita akan membahasnya beserta dengan contohnya.
  • Padat ke Cair : Mencair / Melebur
Perubahan wujud dari benda padat menjadi benda cair.
Contohnya :
a. Es batu yang mencair. 
b. Lilin mencair terkena api.
  • Cair ke Padat : Membeku
Perubahan wujud dari benda cair menjadi benda padat.
Contohnya:
     a. Air yang membeku di dalam kulkas (freezer).
b. Lilin yang membeku dengan sendirinya.
  • Gas ke Cair : Mengembun
Perubahan wujud dari benda gas menjadi benda cair.
Contohnya :
a.     Embun pada tanaman di pagi hari.
  • Cair ke Gas : Menguap
Perubahan wujud dari benda cair menjadi benda gas.
Contohnya:
     a. Air yang menguap terkena sinar matahari.
b. Air yang direbus lama kelamaan habis.
  • Padat Ke Gas : Menyublim
Perubahan wujud dari benda padat menjadi benda gas.
Contohnya :
a.     Kapur barus yang disimpan di tempat terbuka lama kelamaan habis.
  • Gas ke Padat : Mengkristal / Mendeposisi
Perubahan wujud dari benda gas menjadi benda padat.
Contohnya :
a.     Parfum yang disemprotkan ke tubuh akan terlihat seperti butiran-butiran kecil


    C.   Sifat – Sifat Benda Cair, Padat, dan Gas
Ø Sifat – Sifat Benda Padat
·        Bentuk benda padat tidak dipengaruhi wadahnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kamu sering menyaksikan bentuk benda padat berubah. Padahal yang sesungguhnya bentuk benda padat itu tidak mengikuti bentuk wadahnya. Benda padat tidak berubah bentuk jika hanya berpindah tempat. Misalnya saja, kacang goreng yang ada di piring. Demikian juga pensil, penghapus, dan plastisin tidak berubah bentuk jika dimasukkan ke kotak pensil.
·        Bentuk benda padat dapat diubah. Piring yang jatuh berserakan, kertas sobek, dan kacang tanah yang hancur setelah digerus, adalah contoh dari benda padat yang diubah. Contoh lainnya adalah plastisin, bentuk dari plastisin ini mudah sekali berubah. Perlakuan tertentu yang dilakukan oleh manusia pada berbagai benda padat itu disebut juga dengan gaya.
Ø Sifat – Sifat Benda Cair
·        Bentuk benda cair mengikuti bentuk wadahnya. Bentuk minyak goreng dalam botol berubah jika dituang ke penggorengan. Demikian pula dengan air yang dituang ke botol, bentuk air seperti bentuk botol. Hal itu berarti bahwa bentuk benda cair mengikuti bentuk wadahnya.
·        Bentuk permukaan benda cair yang tenang selalu datar. Bentuk permukaan benda cair yang tenang berbeda dengan bentuk cair yang bergejolak, Hal itu terlihat pada wadah yang tembus pandang, walaupun wadahnya dimiringkan, permukaan benda cair yang tenang tetap datar. Bagaimanapun cara kamu memiringkannya, permukaan benda cair yang tenang selalu datar.
·        Benda cair mengalir ke tempat rendah. Hal ini dapat dilihat pada aliran air/selokan yang ada di rumahmu atau bahkan meungkin pada air terjun yang mengalir deras dan jatuh melalui tebing yang curam. Air terjun memberikan pemandangan yang menakjubkan.
·        Benda cair menekan ke segala arah. Air mempunyai tekanan. Semakin rendah tekanan air pada tempat itu maka semakin besar. Hal itu dapat dibuktikan dengan membuat air menjadi memancar. Pacaran air dari tempat lebih rendah tampak lebih jauh. Itulah sebabnya tembok dalam bendungan dibuat makin ke bawah makin tebal, hal ini untuk menahan tekanan air yang makin besar di bagian bawah.
·        Benda cair meresap melalui celah-celah kecil. Berbagai peristiwa meresapnya benda cair melalui celah-celah kecil terjadi dalam kehidupan sehari-hari itu disebut kapilaritas. Misalnya : minyak tanah meresap pada sumbu kompor atau sumbu lampu tempel.
Ø Sifat – Sifat Benda Gas
·        Benda gas mengisi seluruh ruangan yang ditempatinya. Saat kita meniup balon, kita memasukkan udara ke dalam balon. Semakin kuat kita meniupnya, maka semakin banyak udara yang kita masukkan ke dalam balon. Akibat tiupan itu, balon mengembang. Udara mengisi seluruh ruang dalam balon. Hal ini berarti benda gas mengisi seluruh ruangan yang ditempatinya.
·        Benda gas menekan ke segala arah. Balon dan kantong plastik mengembang ke seluruh bagian jika ditiup. Hal ini menunjukkan bahwa udara menekan ke segala arah.
·        Benda gas terdapat di segala tempat. Benda gas yang selalu ada di sekitar kita adalah udara. Di semua tempat ada udara. Bahkan wadah yang terlihat kosong pun ternyata berisi udara.